Jumat, 25 Februari 2011
jadikan aku...
separoh perjalanan telah kulalui..
sepenggal cerita tlah ku rangkai...
tlah menumpuk yang kudapat..
tersimpan rapi yang ku rengkuh
Namun, tak semua terasa manis,
ada yang asin dan pahit..
Yang manis, terasa indah dalam angan
yang pahit semoga menjadi cambuk kedepan
Tuhanku...
jadikan aku orang yang senantiasa berbaik sangka kepada-Mu
atas apa yang telah Kau gariskan untukku
agar aku menjadi orang yang iklhas...
ikhlas dalam menjalani Irodah-Mu
Tuhanku yang maha Rahman..
jadikan aku orang yang pandai bersyukur
atas segala yang tlah terberi
Hingga syukur senantiasa terucap
dan menjadi darah dalam hidupku
menjadi urat dalam nadiku
hingga ajal menjemputku..
Tuhanku yang maha lembut..
hiasilah hatiku dengan kelembutan
hingga aku senantiasa menebarkan kesejukan..
merangkai damai bagi sesama
di sisa umurku...
Selasa, 22 Februari 2011
Menabung
Seminggu yang lalu, Ekal merengek minta dibelikan mobil yang ada remot controlnya...Ceritanya gini, pas pulang sekolah, Ekal ngomongin temannya yang punya mainan baru..."bunda, tadi temanku di sekolah ada yang punya mainan baru.. Bagus banget deh..Mobil pake remot bunda. enak..! nggak capek. Tinggal duduk, mobil bisa lari kemana-mana. Kan pake remot..". bla...bla...bla.. Dia cerita dari A ampe Z tentang mobil remot dan ujung-ujungnya bisa ditebak, ..Dia pengen juga dibelikan mobil dengan remot control. Melihat antusiasmenya, saya iyakan maunya untuk membeli mainan baru, tapi dengan syarat harus nabung sampai uangnya cukup untuk membeli mobil mainan. Uang sisa belanja akan saya berikan untuk dia tabung. "Asyiiik..." dia teriak kegirangan..Besoknya, dia telah sedia toples plastik untuk tempat menabung.
Tiap pagi, setelah saya pulang dari belanja, dia selalu nanya, "bunda, hari ini uang belanja sisa berapa?". Dia akan tampak sumringah ketika menerima uang..seraya menghitung jumlah uang yang telah didapat hari ini.
Begitu terus berulang hingga satu minggu lebih. Sampai akhirnya hari ini, saya antar dia ke toko mainan. Saya suruh dia untuk milih sendiri mainan impiannya. Rona bahagia terpancar dari wajahnya. Dia juga membelikan mainan untuk sang adek, mainan alat masak-masak'an. "Biar adek Ines juga senang bunda", begitu katanya. Alhamdulillah....
Kawan-kawan,
Budaya menabung memang harus dibiasakan sejak kecil. Agar anak kita menghargai nilai uang. Agar mereka dapat mengalami proses mendapatkan, tidak hanya merasakan nikmatnya menggunakan.
Banyak negara-negara maju seperti Amerika, Jepang dan negara-negara Eropa yang menjadikan menabung sebagai bagian dari gaya hidup. Anak-anak kecil sudah mereka ajari menabung dulu untuk mendapatkan sesuatu.
Dinegara kita, tampaknya menabung masih kurang membudaya. Masyarakat kita masih menganggap bahwa menabung tidak banyak manfaatnya. "Toh bulan depan kita akan dapat gaji lagi". begitu kira-kira ungkapannya. Atau mengambil jalan untuk kredit (berhutang), jika menginginkan suatu barang sedang uang belum ada. Ambil barang dulu, bayar belakangan, dengan tidak memperhitungkan cost of money (bunga kredit). Ada juga masyarakat yang menganggap menabung merupakan beban, "bagaimana dapat menabung, wong untuk kebutuhan pokok saja kadang masih kurang", kata sebagian masyarakat yang lain.
Padahal, kebiasaan menyisihkan pendapatan sebenarnya tidak harus orang yang sudah memiliki pendapatan yang besar. Orang dengan pendapatan sedikit, bisa menabung asal ada tekad untuk menyisihkan sebagian pendapatannya.
Di negara tropis, dimana tanaman bisa berbuah sepanjang tahun, karakter menabung pada masyarakatnya kurang berkembang. Mereka terbiasa dimanjakan oleh alam. Berbeda dengan masyarakat di negara-negara sub tropis. Sejak zaman pra modern, perubahan musim sepanjang tahun, memaksa mereka untuk menyimpan makanan sebagai cadangan di musim dingin dan musim gugur. Kebiasaan ini terbentuk hingga menjadi gaya hidup sampai sekarang.
Dari sini terlihat, bahwa menabung merupakan karakter yang dapat dibangun dalam diri seseorang. Kebiasaan yang harus diupayakan. Tidak hanya pada anak kecil, tapi juga keharusan bagi para orang dewasa, terutama dalam pengelolaan keuangan rumah tangga.
Menurut para pakar keuangan, 20% dari total pendapatan seharusnya sudah di save ketika awal bulan. sisanya yang 80% untuk semua pos kebutuhan rumah tangga. Jangan menabung dari sisa pengeluaran pada akhir bulan. Karena biasanya kita kurang bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Tahu-tahu akhir bulan keuangan rumah tangga sudah devisit, akhirnya jalan keluarnya adalah hutang. Nah lo..
misalnya gaji anda 1 juta, setelah gajian langsung tabung 200 ribu, sisanya 800 ribu untuk memenuhi kebutuhan bulanan. Anda harus bisa mengatur, agar uang 800 ribu cukup untuk semua kebutuhan. Prioritaskan yang penting, tinggalkan yang tidak terlalu dibutuhkan. Begitu juga jika gaji naik, jumlah yang ditabung juga akan meningkat. Kalau anda sudah terbiasa melakukan hal ini, maka kebiasaan menabung telah menjadi karakter anda. Sejalan dengan firman Allah dalam QS Al Furqon:67 "Termasuk hamba-hamba tuhan yang maha pengasih, orang-orang yang apabila menginfaqkan harta mereka tidak berlebihan, dan tidak pula kikir, diantara keduanya secara wajar".
Wallahu A'lam...
Tiap pagi, setelah saya pulang dari belanja, dia selalu nanya, "bunda, hari ini uang belanja sisa berapa?". Dia akan tampak sumringah ketika menerima uang..seraya menghitung jumlah uang yang telah didapat hari ini.
Begitu terus berulang hingga satu minggu lebih. Sampai akhirnya hari ini, saya antar dia ke toko mainan. Saya suruh dia untuk milih sendiri mainan impiannya. Rona bahagia terpancar dari wajahnya. Dia juga membelikan mainan untuk sang adek, mainan alat masak-masak'an. "Biar adek Ines juga senang bunda", begitu katanya. Alhamdulillah....
Kawan-kawan,
Budaya menabung memang harus dibiasakan sejak kecil. Agar anak kita menghargai nilai uang. Agar mereka dapat mengalami proses mendapatkan, tidak hanya merasakan nikmatnya menggunakan.
Banyak negara-negara maju seperti Amerika, Jepang dan negara-negara Eropa yang menjadikan menabung sebagai bagian dari gaya hidup. Anak-anak kecil sudah mereka ajari menabung dulu untuk mendapatkan sesuatu.
Dinegara kita, tampaknya menabung masih kurang membudaya. Masyarakat kita masih menganggap bahwa menabung tidak banyak manfaatnya. "Toh bulan depan kita akan dapat gaji lagi". begitu kira-kira ungkapannya. Atau mengambil jalan untuk kredit (berhutang), jika menginginkan suatu barang sedang uang belum ada. Ambil barang dulu, bayar belakangan, dengan tidak memperhitungkan cost of money (bunga kredit). Ada juga masyarakat yang menganggap menabung merupakan beban, "bagaimana dapat menabung, wong untuk kebutuhan pokok saja kadang masih kurang", kata sebagian masyarakat yang lain.
Padahal, kebiasaan menyisihkan pendapatan sebenarnya tidak harus orang yang sudah memiliki pendapatan yang besar. Orang dengan pendapatan sedikit, bisa menabung asal ada tekad untuk menyisihkan sebagian pendapatannya.
Di negara tropis, dimana tanaman bisa berbuah sepanjang tahun, karakter menabung pada masyarakatnya kurang berkembang. Mereka terbiasa dimanjakan oleh alam. Berbeda dengan masyarakat di negara-negara sub tropis. Sejak zaman pra modern, perubahan musim sepanjang tahun, memaksa mereka untuk menyimpan makanan sebagai cadangan di musim dingin dan musim gugur. Kebiasaan ini terbentuk hingga menjadi gaya hidup sampai sekarang.
Dari sini terlihat, bahwa menabung merupakan karakter yang dapat dibangun dalam diri seseorang. Kebiasaan yang harus diupayakan. Tidak hanya pada anak kecil, tapi juga keharusan bagi para orang dewasa, terutama dalam pengelolaan keuangan rumah tangga.
Menurut para pakar keuangan, 20% dari total pendapatan seharusnya sudah di save ketika awal bulan. sisanya yang 80% untuk semua pos kebutuhan rumah tangga. Jangan menabung dari sisa pengeluaran pada akhir bulan. Karena biasanya kita kurang bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Tahu-tahu akhir bulan keuangan rumah tangga sudah devisit, akhirnya jalan keluarnya adalah hutang. Nah lo..
misalnya gaji anda 1 juta, setelah gajian langsung tabung 200 ribu, sisanya 800 ribu untuk memenuhi kebutuhan bulanan. Anda harus bisa mengatur, agar uang 800 ribu cukup untuk semua kebutuhan. Prioritaskan yang penting, tinggalkan yang tidak terlalu dibutuhkan. Begitu juga jika gaji naik, jumlah yang ditabung juga akan meningkat. Kalau anda sudah terbiasa melakukan hal ini, maka kebiasaan menabung telah menjadi karakter anda. Sejalan dengan firman Allah dalam QS Al Furqon:67 "Termasuk hamba-hamba tuhan yang maha pengasih, orang-orang yang apabila menginfaqkan harta mereka tidak berlebihan, dan tidak pula kikir, diantara keduanya secara wajar".
Wallahu A'lam...
Rabu, 09 Februari 2011
Kesempatan
Kata orang, kesempatan tidak datang dua kali. Kalaupun ada, pasti tidak sama dengan yang pertama. Oleh karenanya pergunakan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT sebaik mungkin, sebelum datang penyesalan. Menyesal kemudian tiada arti dan guna.
Mudah-mudahan Allah memberi kekuatan pada kita untuk mempergunakan sekuat tenaga, apa yang ada didepan mata, bukan bermimpi apa yang belum nyata. Karena fokus dengan yang dihadapi, berarti akan bersungguh-sungguh untuk menjalani dan menikmati apa yang sedang terjadi...
Mudah-mudahan Allah memberi kekuatan pada kita untuk mempergunakan sekuat tenaga, apa yang ada didepan mata, bukan bermimpi apa yang belum nyata. Karena fokus dengan yang dihadapi, berarti akan bersungguh-sungguh untuk menjalani dan menikmati apa yang sedang terjadi...
Jumat, 07 Januari 2011
ulang tahun ines
Terasa baru kemaren aku merasakan sakitnya melahirkan...
Perut mules luar biasa. Terasa ada yang nendang-nendang. Ada yang mau keluar, tapi nggak muncul-muncul. Ouuuhgg sakiiit...duuh gustii..beri kemudahan..beri kelancarannn. Mulut tak pernah lepas dari berdzikir dan berzikir..yaa Allaah...ya Rohman...ya Rohiim.. mudahkan...lancarkan..Yaa penguasa jagat...yang menguasai seluruh rasa sakit, hilangkan sakit yang menyergap, redakanlah rasa yang menyerang perutku..lancarkanlah kelahiran bayiku...bayi kecilku.
Setelah beberasa saat menikmati rasa sakit, lahirlah bayi perempuan yang mungil, Alhamdulillah...8 januari 2009, jam 15.00. Dokter dan para perawat Rumah Sakit Haji Surabaya memberikan ucapan, "selamat ya bu, bayi ibu sehat dan cantik..". "Terima kasih dokter...", terdengar lirih.
Air mata meleleh karena haru dan lega...Ya Allah, terima kasih atas pertolonganmu...
Kini, bayi mungil itu sudah pandai berlari dan menyanyi...sudah pintar menari...
Ketika bangun tidur selalu bilang, "bunda mana..." kemudian tersenyum ketika melihat sang bunda...
Kalau ngomong mulutnya mecucu 2 senti..sangat lucu dan menggemaskan..
Bayi itu bernama Ines Mumtaz Elmajida, dia kini telah berusia dua tahun.
Selamat ulang tahun yang kedua anakku...
sepenuh jiwa bunda berdoa untukmu,
semoga kebaikan tercurah dalam hidupmu...
keridloan Ilahi tak pernah lepas melingkupi rentang jalanmu...
Kemudahan senantiasa mengitari hari-harimu...
Semangat mewarnai aktifitas keseharianmu..
Kasih sayang untuk sesama selalu terpancar dari hatimu..
Keindahan lahir dari tingkah lakumu...
Kesejukan keluar dari tutur katamu
oh anakku...
Semoga Allah Yang Maha lembut menghiaskan dirimu dengan akhlak yang mulia
Semoga Allah yang Maha Rahman melimpahkan kasihNya kepadamu...
Semoga Allah yang Maha Rohim mencurahkan sayangNya untuk mu...
Semoga Allah yang Maha Perkasa melindungi dirimu dari segala keburukan..
Semoga hidupmu dipenuhi dengan keberkahan...
Perut mules luar biasa. Terasa ada yang nendang-nendang. Ada yang mau keluar, tapi nggak muncul-muncul. Ouuuhgg sakiiit...duuh gustii..beri kemudahan..beri kelancarannn. Mulut tak pernah lepas dari berdzikir dan berzikir..yaa Allaah...ya Rohman...ya Rohiim.. mudahkan...lancarkan..Yaa penguasa jagat...yang menguasai seluruh rasa sakit, hilangkan sakit yang menyergap, redakanlah rasa yang menyerang perutku..lancarkanlah kelahiran bayiku...bayi kecilku.
Setelah beberasa saat menikmati rasa sakit, lahirlah bayi perempuan yang mungil, Alhamdulillah...8 januari 2009, jam 15.00. Dokter dan para perawat Rumah Sakit Haji Surabaya memberikan ucapan, "selamat ya bu, bayi ibu sehat dan cantik..". "Terima kasih dokter...", terdengar lirih.
Air mata meleleh karena haru dan lega...Ya Allah, terima kasih atas pertolonganmu...
Kini, bayi mungil itu sudah pandai berlari dan menyanyi...sudah pintar menari...
Ketika bangun tidur selalu bilang, "bunda mana..." kemudian tersenyum ketika melihat sang bunda...
Kalau ngomong mulutnya mecucu 2 senti..sangat lucu dan menggemaskan..
Bayi itu bernama Ines Mumtaz Elmajida, dia kini telah berusia dua tahun.
Selamat ulang tahun yang kedua anakku...
sepenuh jiwa bunda berdoa untukmu,
semoga kebaikan tercurah dalam hidupmu...
keridloan Ilahi tak pernah lepas melingkupi rentang jalanmu...
Kemudahan senantiasa mengitari hari-harimu...
Semangat mewarnai aktifitas keseharianmu..
Kasih sayang untuk sesama selalu terpancar dari hatimu..
Keindahan lahir dari tingkah lakumu...
Kesejukan keluar dari tutur katamu
oh anakku...
Semoga Allah Yang Maha lembut menghiaskan dirimu dengan akhlak yang mulia
Semoga Allah yang Maha Rahman melimpahkan kasihNya kepadamu...
Semoga Allah yang Maha Rohim mencurahkan sayangNya untuk mu...
Semoga Allah yang Maha Perkasa melindungi dirimu dari segala keburukan..
Semoga hidupmu dipenuhi dengan keberkahan...
Selasa, 04 Januari 2011
Pelayanan bagi anak cerdas istimewa
Tahun 2011 merupakan tahun kebangkitan bagi pendidikan di Surabaya. Anggaran sebesar 1,73 trilyun telah disiapkan pemkot untuk meningkatkan kualitas pendidikan, yang berarti naik 400 milyar dari tahun 2010. Alokasi anggaran sebesar 35,4 persen dari total kekuatan APBD 2011 yang berjumlah 4,8 trilyun itu, untuk mengcover SPP siswa dari jenjang SD sampai SMA. Tidak hanya bagi sekolah negeri, namun juga sekolah-sekolah swasta. Disamping SPP, pemkot juga memberikan perhatian pada pengembangan kualitas guru dengan menambah kuota sertifikasi guru dan meningkatkan jumlah tunjangan fungsional para guru. Tidak hanya sampai disini, pemkot Surabaya juga mengalokasikan anggaran 2011 untuk pengembangan siswa-siswa yang memiliki kecerdasan majemuk (multiple intellegence).
Niat baik pemkot ini layak diapresiasi, sebab jumlah anak-anak yang memiliki kecerdasan majemuk semakin bertambah tiap tahunnya. Sebagaimana kita ketahui bahwa, anak-anak dengan multiple intelegence, memiliki keistimewaan lebih dibanding anak-anak biasa. Mereka cenderung diatas rata-rata anak seusianya. Karena kelebihan inilah kadangkala sekolah biasa tidak dapat mengcover perkembangannnya. Padahal undang-undang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan antara lain bahwa "warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus" (Pasal 5, ayat 4). Di samping itu juga dikatakan bahwa "setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya" (pasal 12, ayat 1b).
Kecerdasan majemuk (multiple intelegence) pertama kali dikembangkan oleh Prof. Howard Gardener, seorang ahli riset dari Amerika. Dia menemukan bahwa seorang anak sebenarnya memiliki delapan kecerdasan yang dapat dikembangkan, antara lain verbal-linguistic (kemampuan menguraikan pikiran dalam bentuk lisan maupun tulisan), logical–mathematical (kemampuan menggunakan logika-matematik dalam memecahkan berbagai masalah), visual spatial (kemampuan berpikir tiga dimensi), bodily-kinesthetic (ketrampilan gerak), musical (kepekaan dan kemampuan berekspresi dengan bunyi), intrapersonal (kemampuan memahami dan mengendalikan diri sendiri), interpersonal (kemampuan memahami dan menyesuaikan diri dengan orang lain), naturalist (kemampuan memahami dan memanfaatkan lingkungan).
Perkembangan kecerdasan majemuk pada anak dipengaruhi 2 faktor utama yang saling terkait yaitu faktor keturunan (bawaan, genetik) dan faktor lingkungan. Seorang anak dapat mengembangkan berbagai kecerdasan jika memiliki gen unggul dan dirangsang oleh lingkungan yang kondusif, baik lingkungan formal maupun non formal.
Pelayanan bagi anak berkecerdasan majemuk
Anak-anak dengan kecerdasan majemuk memiliki kemampuan dan minat yang berbeda dengan anak-anak seusianya. Rata-rata mereka ber-IQ tinggi, memiliki bakat-bakat khusus dalam bidang bahasa, matematika, seni dan lain-lain. Kreatifitas berfikir mereka juga cukup tinggi, sehingga seringkali menemukan ide-ide baru.
Anak-anak dengan kecerdasan majemuk memiliki kemampuan dan minat yang berbeda dengan anak-anak seusianya. Rata-rata mereka ber-IQ tinggi, memiliki bakat-bakat khusus dalam bidang bahasa, matematika, seni dan lain-lain. Kreatifitas berfikir mereka juga cukup tinggi, sehingga seringkali menemukan ide-ide baru.
Potensi anak-anak dengan kecerdasan majemuk ini dapat berkembang positif jika lingkungan memberikan pelayanan yang sesuai dengan kondisi mereka, baik lingkungan formal maupun non formal. Sebaliknya, apabila diabaikan, akan muncul perasaan frustasi, yang berakibat negatif bagi si anak maupun lingkungan sekitarnya. Agar hal ini tidak terjadi, perlu dirumuskan pelayanan yang diberikan kepada anak-anak istimewa ini, diantaranya:
1). Membangun kelas khusus untuk anak dengan kecerdasan majemuk. Mereka yang memiliki bakat/kemampuan yang kurang lebih sama dikumpulkan dan diberi pendidikan khusus yang berbeda dari kelas-kelas tradisional bagi anak-anak seusianya. Kelas seperti ini pun harus merupakan kelas kecil di mana pendekatan individual lebih diutamakan daripada pendekatan klasikal. Kelas khusus anak dengan kecerdasan majemuk harus memiliki kurikulum khusus yang dirancang tersendiri sesuai dengan kebutuhan mereka. Sistem evaluasi dan pembelajarannya pun harus dibuat yang sesuai dengan kebutuhan mereka. 2). Menyelenggarakan program akselerasi untuk anak-anak dengan kecerdasan majemuk. Program akselerasi dapat dilakukan dengan cara "lompat kelas", artinya anak dari kelas satu misalnya tidak harus naik ke kelas dua, tapi bisa langsung naik ke kelas III atau IV jika memang anaknya sudah matang untuk menempuhnya. Program akselerasi ini disebut dengan akselerasi kelas, karena dilakukan terhadap seluruh mata pelajaran. Bisa juga akselerasi terhadap beberapa mata pelajaran saja yang dianggap luar biasa, misalnya anak kelas I SD yang berbakat istimewa dalam bidang matematika, ia diperkenankan menempuh pelajaran matematika di kelas III, tetapi pelajaran lain tetap di kelas I. Demikian juga kalau ada anak kelas II SD yang sangat maju dalam bidang bahasa, maka ia boleh mengikuti pelajaran bahasa di kelas yang lebih tinggi. 3) Home-schooling (pendidikan non formal di luar sekolah). Home schooling ini dapat menjadi alternatif pelayanan, sebab dalam home-schooling orang tua atau tenaga ahli yang ditunjuk bisa membuat program khusus yang sesuai dengan bakat istimewa anak yang bersangkutan.
Bisa dibayangkan bagaimana dahsyatnya perkembangan bangsa Indonesia mendatang, jika saat ini generasinya terawat dengan baik. Anak-anak dengan kecerdasan majemuk merupakan generasi unggul yang menjadi aset potensial bangsa. Oleh karenanya, semua pihak yang menjadi stake holder harus serius melakukan pelayanan yang maksimal terhadap mereka. Orang tua, pendidik maupun pemerintah. Langkah pemkot dengan memberikan anggaran yang besar terhadap pendidikan anak-anak berbakat, patut didukung oleh semua elemen, baik masyarakat maupun legislatif. Semoga.
kebijaksanaan hari ini...
Menjadi berguna bagi sesama adalah cita-cita mulia. Bermanfaat untuk orang lain merupakan hal yang selalu di damba manusia-manusia bijak. Sebab kebahagiaan mereka adalah ketika dapat melakukan sesuatu yang berguna bagi orang lain, memberikan sesuatu yang bermanfaat pada lingkungan sekitar.
Kebahagiaan di pengaruhi oleh kegembiraan orang lain atas sikap yang telah kita perbuat. kepuasan akan lahir ketika orang lain merasa beruntung bertemu dengan kita. merasa terinspirasi oleh sikap dan pemikiran kita.
Sudahkah hari ini kita melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain? berbuat baik kepada orang-orang yang kita cintai? bersikap dan berpikir yang dapat membuat orang lain merasa bahagia...? semoga jawabannya adalah iya...
Kebahagiaan di pengaruhi oleh kegembiraan orang lain atas sikap yang telah kita perbuat. kepuasan akan lahir ketika orang lain merasa beruntung bertemu dengan kita. merasa terinspirasi oleh sikap dan pemikiran kita.
Sudahkah hari ini kita melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain? berbuat baik kepada orang-orang yang kita cintai? bersikap dan berpikir yang dapat membuat orang lain merasa bahagia...? semoga jawabannya adalah iya...
MENERIMA...
Perjalanan hidup laksana roda yang sedang berputar. Kadang diatas, kadang dibawah...tidak pernah kita selalu diatas, atau senantiasa dibawah. Pasti silih berganti atas dan bawah..
Kala sedang diatas...manusia seringkali lupa, bahwa akan tiba waktunya berada dibawah. begitu pula sebaliknya ketika dibawah, manusia terkadang merasa "kenapa aku selalu dibawah", sehingga dia lupa bahwa pernah suatu kali dia berada diatas...yahh manusiawi sekali...wajar ..
Akan tetapi "kewajaran" ini bukan justifikasi bagi kita untuk tidak dapat bersikap lebih bijak dalam menghadapi hidup. Kebijaksanaan akan lahir, jika kita dapat mensikapi kebahagian dan kemalangan sebagai taqdir tuhan yang pasti akan hadir dalam kehidupan kita. Senantiasa berpikir positif atas keberuntungan dan kesialan yang kita dapat. Semuanya sudah diatur oleh yang maha kuasa.
Sikap menerima atas kesenangan dan penderitaan, DAPAT melahirkan ketenangan batin..Ketenangan batin inilah sejatinya kebahagian... tempatnya dihati, bukan bersifat duniawi..
Kala sedang diatas...manusia seringkali lupa, bahwa akan tiba waktunya berada dibawah. begitu pula sebaliknya ketika dibawah, manusia terkadang merasa "kenapa aku selalu dibawah", sehingga dia lupa bahwa pernah suatu kali dia berada diatas...yahh manusiawi sekali...wajar ..
Akan tetapi "kewajaran" ini bukan justifikasi bagi kita untuk tidak dapat bersikap lebih bijak dalam menghadapi hidup. Kebijaksanaan akan lahir, jika kita dapat mensikapi kebahagian dan kemalangan sebagai taqdir tuhan yang pasti akan hadir dalam kehidupan kita. Senantiasa berpikir positif atas keberuntungan dan kesialan yang kita dapat. Semuanya sudah diatur oleh yang maha kuasa.
Sikap menerima atas kesenangan dan penderitaan, DAPAT melahirkan ketenangan batin..Ketenangan batin inilah sejatinya kebahagian... tempatnya dihati, bukan bersifat duniawi..
Langganan:
Postingan (Atom)